Situs yang menyediakan informasi mengenai Perjalanan Cerdas atau Smart Travel.

Jan 12, 2016

Tips Menghadapi Macet Parah Pada Saat Mudik Lebaran

Hari lebaran merupakan saat berkumpul bersama-sama dengan keluarga dan sanak saudara baik yang jauh maupun yang dekat. Akan tetapi banyak yang memiliki keluarga dan sanak saudara yang tinggal tidak satu kota dengan anda. Mau tidak mau yang memiliki keluarga dan saudara yang bertempat tinggal jauh dan tidak dalam satu kota, harus melakukan mudik. Resikonya tentu saja sudah jelas menghadapi macet di perjalanan yang memakan waktu berjam-jam. Berikut beberapa tips agar lebih nyaman dan aman dalam menghadapi macet parah pada saat mudik lebaran:

Naik angkutan publik. Menyetir pada saat pulang mudik memang menyenangkan bersama-sama anggota keluarga, tetapi bisa sangat juga melelahkan dengan kondisi macet berjam-jam. Jika dihitung dengan biaya-biaya yang dikeluarkan, anda pikir angkutan publik lebih murah, hemat energi dan waktu kenapa tidak mencoba angkutan publik saja. Memang dianjurkan mudik untuk menggunakan angkutan publik seperti kapal laut, pesawat, kereta api, ataupun bus untuk mencegah penggunaan mobil yang menambah parah kemacetan pada saat mudik. Pesawat paling nyaman, namun tentu harganya paling tinggi, juga paling cepat sampai. Apabila perjalanan yang ditempuh dapat menggunakan kereta ataupun kapal lain, anda bisa menggunakan moda transportasi tersebut yang lebih murah namun nyaman dan bebas macet. Naik bus memang paling hemat, namun ada kemungkinan terjebak macet pada saat mudik.
Jangan mudik dengan sepeda motor. Bagi yang memutuskan mudik dengan kendaraan pribadi, jangan pernah mudik dengan sepeda motor. Bayangkan Anda bersama anggota keluarga dan banyak barang di tengah jalan macet serta berusaha menjaga keseimbangan. Mudik dengan sepeda motor sangat rawan kecelakaan. Pikirkan keselamatan Anda dan keluarga yang seharusnya menjadi prioritas utama.
Cek kondisi mobil untuk mudik. Lakukan pemeriksaan menyeluruh kondisi mobil yang akan dipakai untuk mudik. Anda bisa membawa mobil ke bengkel untuk pengecekan secara menyeluruh. Jika tidak sempat ke bengkel, lakukan pengecekan penting beberapa hal berikut:
  • Cek part fast moving mobil Anda seperti brake shoes, kampas rem, kampas kopling, timing belt, filter oli, filter udara dan busi
  • Cek kapan terakhir kali Anda mengganti oli mobil. Jika sudah hampir mendekati waktu ganti oli, dianjurkan mengganti oli lebih cepat agar kondisi mesin lebih prima.
  • Cek kondisi AC mobil. Bersihkan AC mobil secara menyeluruh. Anda juga bisa melakukan penambahan Freon agar AC mobil lebih sejuk.
  • Cek air radiator, yang terbaik tentu saja menggunakan radiator coolant.
  • Cek kondisi kaki-kaki dan shockbreaker.
  • Cek kondisi ban mobil Anda. Jangan lupa membawa ban cadangan.
Jangan lupa pula untuk membawa dongkrak dan peralatan standar lainnya untuk mengganti ban.

Cek info lalu lintas. Bila anda mudik membawa kendaraan sendiri, cari informasi mengenai lalu lintas di jalur perjalanan tujuan mudik. Pelajari jalur perjalanan yang akan dilewati sampai dimana tingkat kemacetannya. Informasi lalu lintas tersebut bisa tersedia melalui media sosial twitter, aplikasi handphone atau radio. Aplikasi handphone waze, googlemap, dll dapat digunakan untuk mengecek apakah jalur yang akan dilewati mengalami kemacetan atau tidak.



Cari jalur alternatif.
Pilih untuk menghindari jalur utama yang menjadi langganan macet. Dengan GPS atau aplikasi, Anda bisa menemukan jalur alternatif. Jika anda pandang jalur alternatif lebih bermanfaat silakan ikuti.
Siapkan sopir cadangan mobil. Pada saat Anda lelah mengemudikan mobil dalam keadaan macet, anda bisa bergantian mengemudi.
Mengemudi dengan hati-hati. Jaga jarak dengan mobil di depan Anda, minimal 2-3 meter. Hindari mengerem mendadak. Seandainya mobil depan tiba-tiba mundur Anda tidak perlu khawatir bemper mobil ditabrak. Begitu juga bila mobil di depan tiba-tiba mogok, Anda masih bisa menyalip atau pindah jalur. Jika ingin berpindah jalur, jangan lupa menyalakan lampu sen. Jangan lupa membawa kotak P3K di dalam kendaraan.
Jangan memaksakan diri pada saat lelah. Jika mata sudah terasa berat atau tubuh lelah, lebih baik beristirahat sebentar. Jangan sampai ketiduran pada saat mengemudi. Tubuh yang terlalu lelah dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi pada saat mengemudi. Anda bisa berhenti di rest area untuk istirahat tidur dan makan. Setelah tubuh segar, Anda dapat melanjutkan perjalanan kembali.
Siapkan pengusir rasa bosan. Anda bisa menyiapkan CD-CD lagu favorit, cemilan, dan tentu saja gadget atau peralatan elektronik lainnya. Bagi Anda yang tidak mengemudi, Anda bisa memainkan gadget atau membaca buku. Pastikan baterai gadget atau peralatan elektronik lainnya terisi penuh. Cek juga baterai power bank. Jangan lupa bawa kabel gadget atau peralatan elektronik lainnya.

Search

Popular Posts

Sanggahan

Situs ini hanya penyedia informasi dan TIDAK bertanggung jawab apabila ada kesalahan informasi dan kerugian yang ditimbulkan karenanya

Total Pengunjung